Sukabumi, Pakuan Pos – Institut Al Masthuriyah Sukabumi melepas ratusan sarjana sekaligus merayakan Dies Natalis Ke-44 dalam acara Wisuda yang digelar di Auditorium Al-Masthuriyah Sukabumi, Cisaat, Senin 22 Juni 2026. Momen ini bertepatan dengan transformasi resmi lembaga dari STAI Al Masthuriyah menjadi Institut Al Masthuriyah Sukabumi sejak 2025.
Hadir dalam acara Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman yang memberikan apresiasi atas capaian institusi. Ia menyoroti keberhasilan mewisuda ratusan mahasiswa serta lompatan perubahan status kampus.
"Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengapresiasi atas berbagai keberhasilan ini. Transformasi STAI menjadi Institut merupakan lompatan besar yang menunjukkan komitmen luar biasa dari yayasan serta seluruh jajaran", ujarnya.
Sekda mengingatkan wisuda bukan akhir perjalanan akademik, melainkan awal pengabdian di masyarakat. Ia berpesan kepada para wisudawan untuk menjadi sarjana yang berkontribusi nyata.
"Jadilah sarjana yang siap berkontribusi nyata bagi kemajuan agama, daerah, bangsa, dan negara. Terapkan ilmu dengan penuh amanah dan integritas", ucapnya.
Menurut Sekda, ke depan Institut Al Masthuriyah harus mampu menjadi pusat kecerdasan sosial, ekonomi, dan keagamaan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyatakan dukungan penuh.
"Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mendukung langkah kampus dalam mencetak lulusan yang tak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi memiliki akhlakul karimah dan berlandaskan nilai-nilai agama yang kuat", ungkapnya.
Ia berharap Allah meridhoi ikhtiar memajukan pendidikan di Sukabumi demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah Mubarakah.
Rektor Institut Al Masthuriyah Sukabumi H. Abubakar Sidik menyampaikan, STAI Al Masthuriyah resmi beralih nama menjadi Institut sejak 2025 atas dukungan seluruh sivitas akademika.
"Saat ini kami memiliki tiga fakultas dan tujuh program studi", bebernya.
Tahun ini tercatat 143 wisudawan. Rinciannya, 23 lulusan dari Komunikasi dan Penyiaran Islam, 20 dari Hukum Ekonomi Syariah, serta 100 dari Pendidikan Agama Islam.
"Setengah dari lulusan PAI merupakan guru madrasah diniyah yang siap mengabdi di masyarakat", pungkasnya.
Atas capaian tersebut, Institut Al Masthuriyah Sukabumi diharapkan semakin maju, unggul, dan terus melahirkan cendekiawan muslim yang membawa manfaat bagi umat.


