Netty Prasetiyani Tekankan Persatuan & Keadilan Sosial di Hadapan Serikat Pekerja Kabupaten Cirebon

0

 



Cirebon, Pakuan Pos – Anggota MPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Aula DPD PKS Kabupaten Cirebon dan diikuti para anggota serikat pekerja dari berbagai sektor di Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Netty menegaskan Empat Pilar MPR RI menjadi fondasi utama bangsa. Empat Pilar itu meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat Pilar ini fondasi penting untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus memperjuangkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Netty.

Anggota Komisi IX DPR RI itu juga menyorot peran strategis pekerja dalam pembangunan. Menurutnya, nilai-nilai Empat Pilar wajib jadi pedoman memperkuat persatuan, gotong royong, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan secara konstitusional.

“Para pekerja memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Karena itu, nilai-nilai Empat Pilar harus menjadi pedoman dalam memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan secara konstitusional,” kata Netty.

Netty menekankan Pancasila menempatkan keadilan sosial sebagai tujuan utama pembangunan nasional. Karena itu, seluruh kebijakan negara harus berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk pekerja dan keluarganya.

“Pekerja bukan hanya penggerak ekonomi, tetapi juga bagian penting dari kekuatan bangsa. Negara harus hadir untuk memastikan perlindungan, keselamatan kerja, akses kesehatan, serta kesejahteraan yang layak bagi seluruh pekerja Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengajak serikat pekerja meningkatkan kapasitas diri, memperkuat solidaritas, dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan melalui jalur demokrasi.

Soal keberagaman, Netty mengingatkan pentingnya merawat semangat Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan latar belakang profesi, organisasi, maupun pandangan tidak boleh jadi alasan perpecahan.

“Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi dialog interaktif. Peserta membahas isu ketenagakerjaan, perlindungan sosial, kesehatan pekerja, serta tantangan dunia kerja di era perubahan ekonomi dan teknologi. (Pr



Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Terima !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Baca Lebih Lanjut
Accept !
To Top