Bandung, Pakuan Pos – Gentra Lestari Budaya (GLB) kembali sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Misi kebudayaan tahunan GLB ke Perancis ini berlangsung selama 10 hari dan menjadi perjalanan rutin mereka ke luar negeri untuk kesekian kalinya.
Tim GLB yang berangkat terdiri dari Ratu Ratna Dewi Kartika, Prabudi Dharma, Wening Esthyprobo, Gai Subagya, TB. Dani Wirandhana, Aminudin, M. Robby Dero. Para penari GLB yang tampil yaitu Elvita Anggoman, Raisa, Alycia, Fiona, Dian, Zahra, Ligar, Carissa, Ayra, serta diiringi musik Sape Hamdani.
Selama di Perancis, para penari dan musisi GLB menampilkan kekayaan seni dari berbagai daerah. Tarian dari Jawa Barat, Sumatera Barat, Jakarta, dan Kalimantan* dipentaskan di 4 panggung berbeda.
Dua panggung utama yaitu acara Forum de Langua yang diikuti beberapa negara Eropa di Place St. Germain, dan acara Journee Indonesienne yang diselenggarakan AAI yang diketuai Ibu Jenny Bouffete.
Tarian Genjring Party karya Ayah Prabudi Dharma selaku Dewan Pakar GLB dengan publisher GLB turut berkibar di panggung internasional. Musik tarian yang sangat populer ini dibawakan dengan koreografi Nuraini Azzahra, winner Putri Tari GLB, dan tampil sangat memukau di hadapan penonton Eropa.
Ketua Umum GLB Ratu Ratna Dewi Kartika atau yang akrab disapa Bunda Ratu menyampaikan makna perjalanan ini.
"Perjalanan keluar negeri membawa misi yang sangat mulia karena mengemban tugas dan amanah para Leluhur untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Nusantara yang adiluhung. Meskipun perjuangan di budaya banyak tantangannya dan penuh lika-liku, tapi puji Rahayu dapat menjalankan tugas dengan baik dan berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional," ujar Bunda Ratu. Senin, (8/6/2026).
Prabudi Dharma menambahkan, "Perjalanan sekitar 10 hari memiliki cerita suka dan duka, namun dapat dilalui. Karena perjalanan misi kebudayaan memiliki esensi bernilai luhur dan keyakinan bahwa dengan niat dan tujuan baik akan menghasilkan hal yang positif."
Dubes Wening Esthyprobo selaku Dewan Pembina GLB menegaskan, "Tentunya perjalanan ini dapat memberikan ruang dan kesempatan bagi para generasi muda penerus bangsa, putra putri daerah agar dapat menambah wawasan, dan juga semangat jiwa nasionalisme yang tinggi."
Gai Subagya selaku Dewan Penasehat GLB mengungkapkan, "Dibutuhkan dukungan dan kesadaran dari berbagai elemen sehingga kebudayaan Indonesia dapat terus berkibar. Betapa pentingnya untuk terus menjaga budaya sebagai identitas dan jati diri bangsa yang menjadi pondasi dalam sebuah negara."
Pengunjung sangat mengapresiasi penampilan para penari dan musisi GLB yang memukau. *Ibu Siti Wahidah Lampin* selaku Dewan Perwakilan GLB Internasional sekaligus sosok yang merangkul tim GLB selama di Perancis menyampaikan:
"Yakin dan optimis jika generasi muda dapat dipupuk, dibina dan dirangkul, kebudayaan Indonesia tidak akan punah. Inilah tugas kami para orang tua untuk dapat terus membimbing dan membuka ruang seluas-luasnya agar anak-anak Indonesia dapat terus semangat berkarya."
Keluarga besar GLB mengucapkan terima kasih kepada para pihak pendukung baik materi maupun moril: *BSB, YSBI, Cheers, Arei, Bapak Dubes Wahid Supriyadi, Ibu Siti Wahidah Lampin, Travel Wiskindo, Kementerian Ekraf, Batik Hadinata, dan Bapak KDM Gubernur Jawa Barat.
"Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia yang sangat kaya dan beraneka ragam budaya, baik di tingkat Nasional maupun di kancah Internasional sehingga kita dapat terus membina generasi muda secara berkesinambungan," tutup Bunda Ratu Ratna Dewi Kartika. (Pr)


