Sukabumi, Pakuan Pos – Bupati Sukabumi H. Asep Japar meminta seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi menjalankan petunjuk teknis dan ketentuan SPMB secara konsisten. Penegasan disampaikan saat penandatanganan komitmen bersama SPMB ramah tahun 2026.
Bupati menekankan pentingnya prinsip keterbukaan informasi, pelayanan ramah, dan pengawasan ketat agar masyarakat mendapat kepastian dan keadilan dalam penerimaan peserta didik baru.
"Mari menjamin prinsip keterbukaan dan non-diskriminasi dalam setiap tahap seleksi dan penerimaan. Termasuk mengutamakan hak peserta didik sesuai jalur domisili, prestasi, mutasi, dan afirmasi yang diatur peraturan yang berlaku," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar integritas proses dijaga melalui pengawasan bersama sehingga tidak terjadi kecurangan, percaloan, atau penyalahgunaan kewenangan. Layanan administrasi harus tetap ramah, informatif, dan mudah diakses orang tua atau wali siswa.
"Saya berharap melalui penandatanganan komitmen bersama ini akan terbangun sinergi dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang berkualitas sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi muda Kabupaten Sukabumi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing," ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena menyebut penandatanganan komitmen ini sebagai kesepakatan kerja konkret untuk menciptakan sistem penerimaan yang layak bagi generasi muda.
"Kepada seluruh kepala sekolah dan jajaran pelaksana, dimohon agar petunjuk teknis yang telah disepakati benar-benar dilaksanakan secara konsisten," ungkapnya.
Deden meminta sosialisasi kepada masyarakat dilakukan secara luas agar orang tua memahami prosedur, jadwal, dan kriteria. Ia juga mendorong masyarakat tidak ragu melaporkan kendala ke dinas untuk segera ditangani.
"Kepada orang tua dan calon peserta didik, percayalah bahwa pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi bersama forkopimda berkomitmen memastikan proses penerimaan berlangsung adil dan transparan. Kami mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk memanfaatkan saluran informasi resmi dan melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," pungkasnya.
Komitmen bersama SPMB ramah 2026 diharapkan menjadi langkah nyata mewujudkan penerimaan peserta didik baru yang transparan, adil, dan bebas dari praktik kecurangan di Kabupaten Sukabumi.


