Gerakan Rakyat Kabupaten Bekasi Gelar Pendidikan Pelatihan Kader Perdana: Membangun Militansi untuk Menangkan Anies Baswedan

0

 


Bekasi, Pakuan Pos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kabupaten Bekasi sukses menggelar pendidikan pelatihan kader perdana yang bertempat di Bekasi. Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari Seluruh Indonesia ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi dan militansi angota gerakan rakyat untuk memenangkan Anies Baswedan sebagai pemimpin Republik Indonesia.

Ketua DPW Jawa Barat, Deden R Rumaji, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan persiapan “bertempur” di lapangan.

”Kami sangat mengharapkan pelatihan pendidikan ini mampu mencetak kader yang siap membawa Anies Baswedan menjadi pemimpin RI. Deden berharap DPP memberikan doktrinasi yang kuat agar kader di semua lapisan siap berjuang. Selamat untuk Kabupaten Bekasi atas terlaksananya acara ini ” ujar Deden. Sabtu, (17/1/26). 

Senada dengan itu, Ketua DPD Kabupaten Bekasi, Mazhar, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya acara ini “Ini adalah kelas kader pertama yang diselenggarakan. Semoga menjadi momentum bagi daerah lain, baik DPD maupun DPC, untuk melakukan hal serupa,” harapnya.

Ketua DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, memaparkan bahwa Gerakan Rakyat adalah kristalisasi dari semangat kerelawanan yang kini telah bertransformasi menjadi lembaga formal sejak 27 Februari 2024. Saat ini, organisasi telah memiliki 20.000 anggota. Sahrin menekankan pentingnya Panca Darma sebagai karakter wajib setiap kader:


Berketuhanan Yang Maha Esa.

Nasionalisme Kerakyatan.

Karsa Ksatria.

Kasih Sayang.

Integritas.

Selain karakter, kader juga dibekali lima prinsip operasional: Musyawarah Mufakat, Gotong Royong, Meritokrasi (Kompetensi), Transparansi, dan Egaliterianisme.

Dewan Pakar Gerakan Rakyat, Prof. Zulfikar Amir, turut memaparkan materi mengenai keindonesiaan. Beliau menyoroti tiga aspek perkembangan organisasi: leadership, keanggotaan, dan budaya militansi.

”Platform kita adalah sosial demokrasi menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Inilah yang akan kita wujudkan ketika Gerakan Rakyat bertransformasi menjadi partai politik nantinya,” ungkap Prof. Zulfikar.

Tokoh utama Gerakan Rakyat, Anies Baswedan, dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk memandang Pancasila sebagai janji yang harus ditepati. Menurutnya, setelah 80 tahun merdeka, janji kemerdekaan belum sepenuhnya terlaksana.

”Kita punya kewajiban menuntaskan janji tersebut. Tumbuhkan rasa memiliki republik ini. Jika kita merasa memiliki, kita akan merawatnya. Gerakan Rakyat bukan milik satu orang, tapi milik seluruh rakyat Indonesia,” tegas Anies.

Anies juga berpesan agar kader bergerak dengan rendah hati namun tetap menjaga integritas. “Kirimkan pesan kesetaraan, ajak rakyat bersama berjuang, dan sapa semua dengan sapa semua dengan semangat gotong royong. Acara diakhiri dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) penetapan kader oleh seketaris dpd kab Bekasi. Sebanyak 780 peserta dinyatakan lulus dan resmi menyandang status sebagai kader Gerakan Rakyat yang siap terjun ke masyarakat. 

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Terima !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Baca Lebih Lanjut
Accept !
To Top