Bogor, Pakuan Pos - Dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kota Bogor bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Pertunjukan Wayang Golek dan Wayang Kulit Dinasti Sunandar dengan lakon _Karna Tanding_, Jumat (06/11/2026) malam di Plaza Balai Kota Bogor.
Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai ini dihadiri Forkopimda Kota Bogor, jajaran perangkat daerah, seniman, budayawan, serta ratusan penonton dari berbagai kalangan yang memadati area Plaza Balai Kota Bogor.
Pertunjukan dibawakan oleh keluarga besar Dinasti Sunandar, yakni Yogaswara Sunandar, Dadan Sunandar, Bhatara Sena Sunandar, dan Lana Sunandar. Penampilan mereka semakin meriah dengan hadirnya bintang tamu Sule, Nunung, dan Kiki Juliar sebagai sinden.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Dedi A. Rachim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertunjukan wayang tersebut. Menurutnya, wayang bukan sekadar hiburan, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai-nilai moral, sejarah, dan jati diri bangsa.
“Wayang adalah identitas kita. Melalui lakon Karna Tanding ini, kita diingatkan tentang kesetiaan, keberanian, dan pengorbanan. Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk terus melestarikan seni wayang agar tetap hidup dan dicintai generasi muda,” ujar Dedi.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar setiap tahun, sekaligus menjadi ruang bagi para seniman lokal untuk berkarya dan memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat luas.
Sementara itu, salah satu pencinta wayang golek asal Kota Bogor, Doni, mengaku sangat antusias menyaksikan pertunjukan tersebut. Ia datang bersama keluarga sejak sore hari untuk mendapatkan tempat terbaik.
“Saya dari dulu suka wayang golek. Senang sekali malam ini bisa nonton langsung Dinasti Sunandar, apalagi lakonnya Karna Tanding, ceritanya bagus banget. Hiburannya dapat, pesan moralnya juga dapat. Semoga acara seperti ini sering diadakan di Bogor,” ungkap Doni.
Sejak awal hingga akhir pertunjukan, ratusan penonton tampak antusias mengikuti jalannya cerita. Gelak tawa penonton pecah saat bintang tamu Sule dan Nunung tampil berinteraksi dengan dalang, diselingi lantunan tembang Sunda dari para sinden.
Melalui peringatan Hari Wayang Nasional ini, Kota Bogor diharapkan dapat terus menjadi kota yang peduli terhadap pelestarian seni budaya tradisional, sekaligus memperkuat karakter budaya di tengah perkembangan zaman. (La)



