Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah Kunjungi SMK Profita Bandung, Serap Aspirasi Sekolah Swasta

0

 



Bandung, Pakuan Pos - Upaya memperkuat sinergi antara sekolah swasta dan pemangku kebijakan terus dilakukan. Hal itu terlihat dalam kunjungan Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Siti Muntamah, ke SMK Profita Bandung, Jl. Pajagalan No. 67, Karanganyar, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Senin (5/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus dialog untuk menyerap aspirasi yang berkembang di lingkungan sekolah swasta, khususnya terkait penyelenggaraan pendidikan, dukungan pemerintah, dan peningkatan mutu layanan pendidikan.

Kunjungan Siti Muntamah disambut Ketua Yayasan Pendidikan Ekonomi Bandung (YPEB) Dra. Nina Setiana Permana, Kepala SMK Profita Bandung H. Dede Hasanudin, Ketua FKKS SMK Kota Bandung Ir. Asep Alibasah, serta jajaran guru dan warga sekolah.

Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah swasta menjadi bahan pembahasan. Di antaranya menyangkut kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), dukungan pembiayaan operasional, peningkatan kompetensi guru, hingga keberlanjutan bantuan pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Siti Muntamah menegaskan bahwa sekolah swasta memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah memenuhi kebutuhan layanan pendidikan di Jawa Barat.

"Tanggung jawab mencerdaskan generasi muda tidak hanya berada di pundak sekolah negeri, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi sekolah swasta," ujarnya.

Ia menyebut kunjungan ke SMK Profita merupakan bagian dari upaya melihat langsung kondisi dan kebutuhan sekolah swasta sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat. Aspirasi yang diperoleh diharapkan menjadi bahan dalam mendorong kebijakan pemerintah daerah yang lebih berpihak pada keberlangsungan sekolah swasta.

Menurutnya, sekolah swasta perlu mendapat pembinaan dan pendampingan berkelanjutan agar terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah perlunya keberlanjutan bantuan operasional bagi sekolah swasta, termasuk program seperti Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) maupun bentuk dukungan lain yang sejenis.

Dukungan tersebut dinilai penting mengingat kondisi sekolah swasta di Jawa Barat sangat beragam. Berdasarkan pemetaan FKKS, jumlah peserta didik di sejumlah sekolah swasta di Kota Bandung masih relatif rendah. Ada sekolah yang memiliki peserta didik di bawah 100 orang, sebagian pada kisaran 100-200 siswa, dan hanya sebagian yang memiliki lebih dari 200 siswa.

Kondisi tersebut tentu berpengaruh terhadap kemampuan sekolah dalam memenuhi kebutuhan operasional, termasuk keberlangsungan dan kesejahteraan guru serta tenaga kependidikan.

Pertemuan di SMK Profita Bandung menjadi ruang dialog konstruktif antara lembaga pendidikan, yayasan, organisasi sekolah swasta, dan legislatif. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih berpihak pada pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan, sehingga sekolah swasta dapat terus berkembang dan berkontribusi menyiapkan generasi muda Jawa Barat yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Terima !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Baca Lebih Lanjut
Accept !
To Top