Netty Prasetiyani Ajak Masyarakat Cirebon Perkuat Nilai Kebangsaan di Tengah Perubahan Zaman

0

 


Cirebon, Pakuan Pos - Anggota MPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Islamic Center Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bersama masyarakat untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Netty menyampaikan bahwa pemahaman terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika perlu terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Perubahan zaman yang berlangsung cepat membawa berbagai peluang sekaligus tantangan bagi kehidupan bermasyarakat. Perkembangan teknologi informasi dan media sosial, misalnya, membuat masyarakat dapat memperoleh dan menyebarkan informasi dengan sangat mudah. Namun, kondisi tersebut juga menuntut kemampuan untuk menyaring informasi secara bijak," ujar Netty.

“Di tengah perubahan yang begitu cepat, kita membutuhkan pegangan yang kuat. Nilai-nilai kebangsaan jangan sampai hanya kita hafal, tetapi harus hadir dalam cara kita bersikap, mengambil keputusan, menghormati perbedaan, dan menyelesaikan persoalan bersama,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa keberagaman merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas Indonesia. Karena itu, perbedaan latar belakang masyarakat tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan bersama.

“Indonesia dibangun dari keberagaman. Kita berbeda suku, budaya, bahasa, maupun latar belakang, tetapi kita memiliki rumah yang sama, yaitu Indonesia. Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita hadirkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Netty juga mengingatkan bahwa pengamalan nilai Pancasila dapat dimulai dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat. Sikap saling menghormati, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta kesediaan bermusyawarah merupakan bentuk sederhana dari penerapan nilai kebangsaan.

Menurutnya, keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda memiliki peran penting dalam memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan relevan.

“Menjaga Indonesia tidak selalu harus melalui hal-hal besar. Ketika kita menghormati tetangga, membantu orang yang membutuhkan, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas, menghargai perbedaan dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, sesungguhnya kita sedang mempraktikkan nilai-nilai kebangsaan,” tutur Netty. (Pr) 

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Terima !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Baca Lebih Lanjut
Accept !
To Top