7 Perlindungan keluarga dari abu vulkanik

0

 



Pakuan Pos - Erupsi gunung berapi bisa sewaktu-waktu terjadi dan membawa dampak berupa hujan abu vulkanik. Abu vulkanik sangat halus, tajam, dan mengandung zat berbahaya yang bisa mengganggu pernapasan, mata, kulit, hingga merusak kendaraan dan sumber air. 

Agar keluarga tetap aman, berikut 7 langkah perlindungan yang bisa segera dilakukan:


1. Tetap di Dalam Rumah dan Tutup Semua Celah

Saat hujan abu turun, sebisa mungkin berada di dalam ruangan. Tutup rapat pintu, jendela, dan ventilasi. Gunakan kain basah atau lakban untuk menutup celah pintu agar abu tidak masuk. Matikan AC dan kipas yang mengambil udara dari luar.


2. Gunakan Masker dan Pelindung Saat Keluar

Jika terpaksa harus keluar rumah, gunakan masker N95/KN95. Masker kain biasa tidak cukup menyaring partikel abu yang halus. Lengkapi dengan kacamata pelindung, topi, baju lengan panjang, dan sepatu tertutup untuk melindungi kulit dan mata dari iritasi.


3. Jaga Kesehatan Pernapasan

Abu vulkanik bisa memicu asma, ISPA, dan iritasi tenggorokan. Sediakan obat-obatan pribadi, inhaler bagi yang punya asma, dan banyak minum air putih. Jika batuk berdahak, sesak, atau mata perih lebih dari 2 hari, segera ke puskesmas. Kelompok rentan: bayi, lansia, dan penderita penyakit jantung harus ekstra hati-hati.


4. Lindungi Mata dan Kulit

Hindari mengucek mata jika terkena abu. Bilas dengan air bersih mengalir. Untuk kulit, segera mandi dan ganti baju setelah terpapar. Abu bersifat asam dan abrasif sehingga bisa menyebabkan gatal dan iritasi.


5. Amankan Air Bersih dan Makanan

Tutup semua tempat penampungan air. Air hujan dan air sumur yang terkena abu jangan langsung dikonsumsi. Gunakan air kemasan untuk minum dan memasak. Cuci bersih buah dan sayur sebelum dikonsumsi. Simpan makanan di wadah tertutup.


6. Bersihkan Abu dengan Cara Aman

Jangan menyapu abu saat kering karena debunya akan beterbangan. Basahi dulu dengan semprotan air tipis, lalu kumpulkan dan masukkan ke kantong. Gunakan masker saat membersihkan. Jangan membuang abu ke saluran air karena bisa menyumbat. Untuk atap, bersihkan secara bertahap agar tidak roboh karena beban abu yang basah.


7. Siapkan Tas Siaga Bencana

Buat tas darurat berisi: masker N95, senter + baterai, obat-obatan, air minum 3 liter per orang, makanan siap saji, dokumen penting dalam plastik, powerbank, dan radio kecil. Simpan di tempat yang mudah dijangkau. Ikuti terus informasi resmi dari BPBD, PVMBG, dan BMKG.


Yang Perlu Diingat:

1.  Anak-anak: Ajarkan pakai masker dengan benar dan jangan bermain di luar saat abu turun.

2.  *endaraan: Abu bisa merusak mesin. Tutupi kendaraan dan jangan memaksa menyalakan mobil di tengah hujan abu tebal.

3.  Ternak: Masukkan hewan ke kandang tertutup dan beri air + pakan yang tertutup.

Bencana bisa datang tiba-tiba, tapi kesiapsiagaan keluarga bisa mengurangi risikonya. 

Tetap tenang, ikuti arahan petugas, dan utamakan keselamatan.


Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Terima !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Baca Lebih Lanjut
Accept !
To Top