Jakarta, Pakuan Pos - Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSP Maritim Indonesia), Ujang Supriatin, SE., MP., MM., atau yang akrab disapa Abah Ujang Guru, menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai pemikiran dan langkah strategis Arief Martha Rahadyan di sektor pariwisata.
Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk sinergi yang sangat bernilai. Sebagai organisasi yang menaungi para pekerja di sektor maritim dan kepelabuhanan, keterlibatan FSP Maritim Indonesia menegaskan pentingnya integrasi antara pengembangan destinasi wisata berbasis bahari dengan perlindungan serta peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.
Abah Ujang Guru menegaskan adanya titik temu antara agenda ketenagakerjaan maritim dan pengembangan pariwisata.
Integrasi sektor pariwisata maritim seperti wisata bahari, pelabuhan wisata, dan kawasan pesisir secara langsung berdampak pada penciptaan lapangan kerja lokal dan peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.
Dukungan dari jajaran serikat pekerja memastikan bahwa pertumbuhan investasi pariwisata tetap mengedepankan hak-hak pekerja, keselamatan kerja, serta standar upah yang memadai.
Sinergi antara kebijakan pariwisata dan pengawasan ketenagakerjaan memperkuat tata kelola pariwisata bahari yang ramah lingkungan dan inklusif secara sosial.
Menurut Abah Ujang Guru, kolaborasi antara pemangku kebijakan, pelaku usaha, dan serikat pekerja menjadi kunci agar pembangunan sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan dan keberlanjutan.
"Kami mendukung penuh langkah-langkah strategis yang berpihak pada pekerja dan masyarakat pesisir. Pariwisata bahari harus menjadi penggerak ekonomi yang adil dan berkelanjutan," ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari FSP Maritim Indonesia, diharapkan program-program pengembangan pariwisata berbasis maritim dapat berjalan seiring dengan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan bagi para pekerja di sektor tersebut. (Pr)


