Sumedang, Pakuan Pos – Masjid Agung Sumedang terus menjadi pusat kegiatan religi, sosial, dan wisata sejarah bagi masyarakat. Masjid yang terletak di pusat Kota Sumedang ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ikon budaya dan cagar sejarah Kabupaten Sumedang.
Setiap hari, masjid yang memiliki arsitektur khas Sunda dan bernilai sejarah tinggi ini ramai dikunjungi jemaah, pelajar, hingga wisatawan dari luar daerah. Berbagai kegiatan seperti pengajian, bimbingan remaja masjid, hingga kegiatan sosial rutin digelar di kompleks masjid.
Pengurus takmir masjid bersama pemerintah daerah juga aktif menjaga kelestarian bangunan dan kebersihan lingkungan masjid agar tetap nyaman bagi jemaah dan pengunjung.
Masjid Agung Sumedang dibangun sejak masa pemerintahan Kerajaan Sumedang Larang dan telah mengalami beberapa kali renovasi. Namun nilai sejarah dan arsitekturnya tetap dipertahankan sebagai warisan leluhur.
Keberadaan masjid ini menjadi simbol kebersamaan umat dan identitas religius masyarakat Sumedang. Tak jarang, kegiatan besar seperti peringatan hari besar Islam dan kegiatan keagamaan tingkat kabupaten dipusatkan di masjid ini.
Salah satu rombongan jemaah dari Bogor menyampaikan kekagumannya terhadap Masjid Agung Sumedang.
"Kami dari Bogor sengaja berkunjung ke Sumedang untuk berziarah sekaligus beribadah di Masjid Agung. MasyaAllah, masjidnya megah, bersih, dan terasa sekali nilai sejarahnya. Suasananya tenang, membuat hati adem untuk beribadah. Kami berharap masjid ini terus dijaga agar bisa menjadi destinasi religi bagi umat dari daerah lain," ujar perwakilan rombongan jemaah. Ustaz Asep. Sabtu, (4/7/2026).
Menurutnya, selain beribadah, rombongan juga belajar banyak tentang sejarah Islam di Tatar Sunda melalui arsitektur dan peninggalan yang ada di kompleks masjid.
Takmir Masjid Agung Sumedang berharap masjid ini dapat terus menjadi pusat pembinaan umat, tempat menumbuhkan toleransi, dan sarana mempererat silaturahmi warga, termasuk para peziarah dari luar daerah.
Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, Masjid Agung Sumedang diharapkan tetap menjadi mercusuar peradaban Islam di Tatar Sunda yang menjaga nilai sejarah, budaya, dan spiritualitas masyarakat Sumedang. (Aj)


