Palembang, Pakuan Pos - Ribuan umat dan masyarakat memadati Kho Hong Tian/Vihara Ratna Nirwana, Jalan Karya Baru, RT 008/RW 003, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, pada Senin malam 27 Juli 2026. Mereka hadir untuk mengikuti puncak perayaan ulang tahun Dewa Se Ong Hu yang berlangsung semarak.
Perayaan tahun ini tidak hanya dihadiri umat Palembang. Sejumlah peziarah juga datang khusus dari Jakarta untuk mengikuti rangkaian ibadah dan malam puncak perayaan.
Sejak sore, panitia membagikan 10 jenis makanan secara gratis kepada seluruh masyarakat yang datang. Pembagian makanan tanpa memandang suku, agama, maupun latar belakang ini menjadi tradisi rutin sebagai bentuk syukur dan kepedulian sosial dalam setiap perayaan ulang tahun Dewa Se Ong Hu.
Hariyanto Gunawan, salah satu umat yang datang dari Jakarta, mengatakan antusiasme masyarakat tahun ini cukup tinggi.
"Tahun ini banyak umat yang datang dari berbagai daerah. Bahkan ada rombongan yang datang khusus dari Jakarta untuk mengikuti perayaan ulang tahun Dewa Se Ong Hu di Vihara Ratna Nirwana," ujar Hariyanto, Senin (27/7/2026).
Ia menjelaskan, tradisi berbagi makanan gratis selalu dipertahankan sebagai simbol berbagi rezeki dan mempererat persaudaraan.
"Sejak sore wihara membagikan 10 macam makanan kepada siapa saja yang datang. Ini adalah bentuk rasa syukur dan harapan agar berkah dapat dirasakan oleh semua orang," katanya.
Memasuki malam puncak, umat mengikuti rangkaian ritual penghormatan kepada Dewa Se Ong Hu dengan khidmat. Prosesi keagamaan tersebut dipadukan dengan tradisi turun-temurun, termasuk penampilan wayang orang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi umat dan masyarakat.
Hariyanto yang akrab disapa Asiang berharap perayaan ini membawa dampak lebih luas.
"Saya berharap perayaan ini membawa berkah, keselamatan, dan kedamaian bagi semua, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sesama," tuturnya.
Perayaan ulang tahun Dewa Se Ong Hu di Vihara Ratna Nirwana setiap tahun menjadi agenda keagamaan yang dinantikan. Kehadiran peziarah dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, menjadi wujud penghormatan dan ungkapan syukur umat.


