Sukabumi, Pakuan Pos – Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, menggelar wisata religi dan edukasi budaya. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu, 3-4 Juli 2026.
Rombongan pengurus Himpaudi Kalapanunggal mengunjungi sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Sumedang. Lokasi tujuan meliputi Keraton Sumedang Larang, Museum Prabu Geusan Ulun, serta ziarah ke Makam Keramat Prabu Geusan Ulun dan Makam Keramat Eyang Jaya Perkasa.
Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus Himpaudi Kecamatan Kalapanunggal. Selain berwisata, agenda utama adalah mempererat silaturahmi sekaligus menambah wawasan sejarah dan budaya bagi para pendidik PAUD.
Ketua Himpaudi Kecamatan Kalapanunggal, Elly Yulianti, S.Pd, mengatakan kegiatan ini penting untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus menanamkan rasa cinta budaya kepada anak sejak usia dini.
"Kami ingin pengurus dan guru-guru PAUD di Kalapanunggal punya pengalaman langsung melihat sejarah. Nanti bisa diceritakan lagi ke anak-anak. Dari ziarah ini juga kita belajar tentang keteladanan para leluhur, tentang iman, kepemimpinan, dan kepedulian kepada rakyat," ujar Elly.
Menurutnya, Keraton Sumedang Larang dan museum menjadi ruang belajar yang hidup. Para pengurus bisa melihat langsung peninggalan kerajaan, benda-benda pusaka, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan Prabu Geusan Ulun.
Salah satu pengurus Himpaudi Kalapanunggal, Ela Nurlaela, S.A.P, menambahkan ziarah ke makam keramat memberikan pelajaran spiritual tersendiri.
"Ziarah ke Makam Prabu Geusan Ulun dan Eyang Jaya Perkasa mengingatkan kita tentang pengabdian. Beliau-beliau dulu berjuang untuk rakyat. Ini jadi motivasi kami sebagai pendidik untuk ikhlas mengabdi mendidik anak-anak bangsa," kata Ela.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan. Selain untuk penyegaran, juga untuk membangun semangat kebersamaan antar pengurus Himpaudi Kecamatan Kalapanunggal.
"Kami pulang membawa semangat baru. Semoga ilmu dan nilai yang kami dapat di Sumedang bisa kami tularkan ke anak-anak PAUD di Kalapanunggal," pungkas Ela.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama di Kompleks Makam Keramat Prabu Geusan Ulun yang dipimpin langsung oleh kuncen/juru pelihara makam, dilanjutkan ramah tamah antar pengurus. Rombongan kembali ke Sukabumi pada Sabtu sore dengan membawa oleh-oleh berupa pengetahuan sejarah dan semangat pengabdian baru. (Aj)



