Jalan Raya Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi saat ini dalam kondisi rusak berat. Sejumlah titik berlubang dan menganga. Saat hujan turun, lubang berubah jadi kubangan air besar yang dikeluhkan mirip kolam kerbau oleh warga.
Sukabumi, Pakuan Pos – Kondisi Jalan Raya Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi dikeluhkan pengendara. Kerusakan terjadi di sejumlah titik dengan lubang berukuran besar dan dalam. Kondisi semakin parah saat diguyur hujan karena lubang tergenang air sehingga membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan jalan ini langsung dirasakan sopir angkot, pengendara motor, dan penumpang yang melintas setiap hari. Arus lalu lintas menjadi tersendat karena kendaraan harus pelan-pelan dan zig-zag menghindari lubang.
Abah, sopir angkot jurusan Kalapanunggal - Parungkuda (lintas) menuturkan kerusakan jalan sangat mengganggu operasional. "Kendaraan cepat rusak dan waktu tempuh jadi lebih lama. Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar aktivitas warga tidak terhambat", ujarnya. Rabu, (24/6/2026).
Salah seorang pengendara motor yang melintas mengaku was-was setiap melewati jalur tersebut, terutama malam hari. Lubang yang tergenang air sulit terlihat sehingga rawan kecelakaan. "Kondisi jalan seperti ini sudah berlangsung lama dan belum ada perbaikan signifikan", katanya.
Seorang penumpang angkot menambahkan, kondisi jalan membuat perjalanan jadi tidak nyaman. Guncangan keras saat angkot melewati lubang sering terjadi. Penumpang, terutama lansia dan anak-anak, merasa tidak aman. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah agar jalan segera diperbaiki.
Warga Kalapanunggal berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan pihak terkait, segera turun tangan melakukan perbaikan permanen. Menurut warga, jalan ini merupakan akses utama perekonomian dan pendidikan. "Jika dibiarkan rusak, dampaknya ke biaya operasional kendaraan, waktu tempuh, hingga keselamatan pengguna jalan", pungkasnya.
Warga meminta Pemkab Sukabumi menjadikan perbaikan Jalan Raya Kalapanunggal sebagai prioritas agar mobilitas dan perekonomian masyarakat kembali lancar. (Aj)


