Sentul, Pakuan Pos – Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi, Laksamana Muda TNI Buddy Suseto, S.E., http://M.Si. (Han)., Ph.D., menerima kunjungan courtesy call dan kegiatan visiting professor dari delegasi Canadian Forces College (CFC) yang dipimpin oleh Letnan Jenderal (Purn.) Jocelyn Paul, serta menghadirkan Dr. David Pottie sebagai narasumber, bertempat di Ruang Eksekutif Lounge, Kampus Bhinneka Tunggal Ika, Unhan RI, Sentul, Rabu (22/4).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pejabat jajaran Unhan RI yaitu Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (Karorenkermahumas), Marsekal Pertama TNI Dedy Ghazi Elsyaf, http://S.Sos., http://M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan RI, Laksamana Pertama TNI Dr. Yanda Dwira Firman Z, S.T., M.C.M., CIT., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fakultas Keamanan Nasional Unhan RI, Brigadir Jenderal TNI Dr. Ir. Guntur Eko Saputro, S.I.P., M.M., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI, Brigadir Jenderal TNI Totok Budhi Sugiarto, S.E., M.А., dan Kepala Bagian Kerja Sama Unhan RI, Kolonel Inf Rois Nahrudin, S.S., M.A.P.
Sementara dari Canadian Forces College (CFC), dihadiri oleh Dr. David Pottie, Deputi CFC Kolonel Shayne Elder, dan Atase Pertahanan Kanada untuk Indonesia, Kolonel Steward Taylor.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Unhan RI menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan pertahanan, sekaligus menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman strategis antara Indonesia dan Kanada. Disampaikan pula bahwa dalam dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian, diperlukan pemahaman lintas perspektif untuk membentuk pemimpin pertahanan.


