Jakarta, Pakuan Pos - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari membahas percepatan penyediaan hunian rakyat melalui skema gotong royong perusahaan (CSR) dalam rapat di Kantor BP BUMN, Rabu (1/4). Pembahasan ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk memastikan percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat, sekaligus meninjau perkembangan terbaru pelaksanaan program di lapangan. Langkah ini menjadi upaya nyata pemerintah dalam menjawab tantangan kebutuhan perumahan di kawasan perkotaan yang masih tinggi, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Melalui pendekatan kolaboratif, pembangunan hunian difokuskan pada pemanfaatan lahan milik negara maupun badan usaha, dengan pendanaan non-APBN melalui CSR. Skema ini mendorong pembangunan hunian vertikal di kawasan strategis dekat pusat ekonomi dan lapangan kerja, sehingga dapat mempercepat penyediaan rumah, mengurangi beban fiskal negara, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Sejumlah capaian awal telah menunjukkan hasil positif, termasuk pembangunan ribuan unit hunian melalui dukungan CSR swasta serta pengembangan proyek percontohan di kawasan strategis seperti Pasar Senen. Ke depan, pemerintah terus mendorong keterlibatan BUMN dan swasta agar penyediaan hunian rakyat dapat berjalan lebih cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.


