Atasi Blank Spot, Kemenko Polkam Dorong Percepatan Konektivitas Digital di Sukabumi

0

 



Sukabumi, Pakuan Pos - Keterbatasan akses telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi dinilai berpotensi menghambat respons keamanan dan penanganan situasi darurat. Staf Ahli Menko Polkam Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Transformasi Digital, Irjen Pol. Dr. Tonny Hermawan, mengatakan bahwa penguatan konektivitas digital menjadi kebutuhan strategis untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Masalah blank spot dan sinyal lemah (weak signal) tidak hanya menghambat komunikasi masyarakat, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap koordinasi aparat dan kecepatan respons terhadap berbagai situasi di lapangan," ujar Tonny.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara Kemenko Polkam dengan Forkopimda Kabupaten Sukabumi tentang Penanganan Blank Spot dan Akselerasi Transformasi Digital yang digelar di Pendopo Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (22/4/2026).

Tonny menambahkan, pengentasan blank spot merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas wilayah, terutama di daerah dengan kondisi geografis kompleks seperti Sukabumi yang memiliki bentang alam beragam.

“Kami ingin memastikan efektivitas infrastruktur digital di wilayah berbukit seperti di Sukabumi, serta mendorong integrasi program transformasi digital agar dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Selain isu konektivitas, Tonny juga menyinggung dinamika keamanan daerah, termasuk peningkatan kasus narkoba dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang memerlukan perhatian bersama lintas sektor. Ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah hingga tingkat desa dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna mencegah praktik perekrutan ilegal.

Lebih lanjut, ia menyoroti pula implementasi program prioritas nasional di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat telah berjalan dengan baik dan berdampak langsung bagi masyarakat, baik dari sisi peningkatan gizi, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menyampaikan bahwa luas wilayah dan kondisi geografis Kabupaten Sukabumi menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur digital, termasuk jaringan telekomunikasi.

“Kabupaten Sukabumi ini sering kali disalahpahami sebagai kota, padahal wilayah kabupaten yang sangat luas dengan kondisi geografis lengkap, mulai dari gunung, rimba, laut, hingga hutan,” kata Andreas.

Ia menyebut, sejumlah kampung terpencil dan beberapa titik di kawasan selatan Sukabumi yang menjadi pusat pariwisata, termasuk kawasan geopark yang telah diakui UNESCO, masih memerlukan dukungan konektivitas digital. Hal ini krusial untuk memacu pertumbuhan ekonomi sekaligus menunjang stabilitas keamanan wilayah.

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya Kemenko Polkam dalam menjalankan fungsi sinkronisasi dan koordinasi kebijakan di bidang politik dan keamanan, sekaligus memastikan implementasi program prioritas nasional berjalan efektif di daerah.


Humas Kemenko Polkam

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Terima !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Baca Lebih Lanjut
Accept !
To Top