Sukabumi, Pakuan Pos - SMK PGRI Palabuhanratu, salah satu sekolah legendaris di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus berupaya menjaga kearifan lokal di tengah gempuran budaya modern. Sekolah ini telah berkiprah selama 50 tahun dan memiliki strategi khusus untuk melestarikan budaya lokal.
Baru-baru ini, SMK PGRI Palabuhanratu berhasil meraih juara dalam Kejuaraan Pasanggiri Pencak Silat Medal Wangi Cup tahun 2026. Kepala SMK PGRI Palabuhanratu, Ujang Supriatin, menyatakan bahwa sekolahnya akan terus mengembangkan kearifan lokal dan budaya. Selasa, (2/2/26).
Beberapa upaya yang dilakukan SMK PGRI Palabuhanratu untuk melestarikan kearifan lokal adalah:
- Implementasi Program "Hari Basa Indung" dengan menggunakan bahasa Sunda di lingkungan sekolah
- Integrasi seni tradisional dalam ekstrakurikuler, seperti Pencak Silat
- Partisipasi dalam event budaya lokal, seperti Hari Nelayan atau perayaan hari jadi kabupaten
- Pendidikan karakter berbasis filosofi Sunda, seperti nilai-nilai Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, dan Tata Krama (Someah)
Dengan upaya-upaya tersebut, SMK PGRI Palabuhanratu berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam melestarikan kearifan lokal dan budaya.


