Ironis, Pasutri di Sukabumi Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

0

 



Sukabumi, Pakuan Pos - Kehidupan memprihatinkan dialami pasangan suami istri, Bah Dudin dan istrinya Ma Epon, warga Kampung Ciroyom RT 01 RW 08, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Bertahun-tahun lamanya, pasangan yang belum dikaruniai anak ini harus bertahan hidup di sebuah rumah yang sudah tidak layak huni, tanpa tersentuh bantuan program pemerintah.

Rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter, yang mereka tempati tampak rusak di berbagai bagian. Atap bocor, dinding rapuh, dan lantai lembap menjadi kondisi sehari-hari yang harus mereka hadapi. Saat hujan turun, air masuk ke dalam rumah sehingga mereka kesulitan bahkan sekadar mencari tempat tidur yang layak.

Dengan keterbatasan ekonomi, Bah Dudin dan Ma Epon mengaku tidak sanggup memperbaiki rumah tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, pasangan ini bekerja sebagai tukang potong rumput dengan penghasilan sekitar Rp20.000 per hari. Namun pekerjaan tersebut tidak menentu.

Ironisnya, di tengah gencarnya pemerintah menggulirkan berbagai program bantuan sosial, Bah Dudin dan Ma Epon tercatat tidak pernah menerima bantuan apapun. Mereka tidak terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sembako, Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk BPJS Kesehatan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), maupun bantuan beras yang disalurkan secara berkala.

Ketua DPD Jurnalis Warga Indonesia (JWI) Sukabumi Raya, Lutfi Yahya, turun langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. "Ini sungguh ironis. Ketika pemerintah dengan gencar menggulirkan berbagai program bantuan, masih ada warga yang termarginalkan seperti ini," ujar Lutfi Yahya. Rabu, (24/12/25) melalui sambungan telepon. 

Ia pun mengajak seluruh pihak, khususnya para pemangku kebijakan, untuk kembali menggunakan hati nurani dalam menjalankan amanah jabatan. "Mari kita bicara dengan hati nurani, mumpung masih diberi ruang dan kesempatan dalam jabatan. Pakailah jabatan itu demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Lutfi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah terkait untuk membantu keluarga Bah Dudin dan Ma Epon. (Rls

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Terima !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Baca Lebih Lanjut
Accept !
To Top